“`html
🍗✨ Kejutan! Kolaborasi Ayam & AI yang Mendunia: Goobne Chicken X Universitas Hongik! ✨🎬
Annyeonghaseyo, Sobat Hello! 👋 Ini Jia Shim, editor kesayangan kalian di Hello Korea! ✨ Hari ini, kami membawa kabar yang bikin semangat, sebuah kolaborasi tak terduga yang mengguncang dunia perfilman global. Bayangkan, merek ayam panggang favorit kalian, Goobne Chicken, berkolaborasi dengan universitas seni bergengsi untuk membuat film AI yang memenangkan penghargaan internasional! 🥺 Kedengarannya seperti drama futuristik, ya kan? 🤩 Tapi, ini beneran terjadi!
Kekuatan kuliner di balik Goobne Chicken, G&Food, baru-baru ini bermitra dengan Universitas Hongik dalam kolaborasi industri-akademisi yang menghasilkan karya yang diakui secara global. Ini bukan hanya sekadar tanggung jawab sosial perusahaan (ESG); ini adalah contoh brilian bagaimana membina bakat muda dapat secara langsung menghasilkan pencapaian kreatif yang luar biasa, yang berdampak jauh melampaui perbatasan Korea. Kita bicara tentang dampak yang nyata! 💫
Bintang dari kolaborasi inovatif ini adalah Lee Yeon-jae, seorang mahasiswi tahun kedua yang berbakat dari Jurusan Seni Grafis, Fakultas Seni Rupa Universitas Hongik. Film pendek AI generatifnya, berjudul ‘Wings of Love’, berawal dari tugas kelas sederhana. Film ini pertama kali ditayangkan di Festival Film AI ke-1 yang diadakan di Goobne Playtown, ruang merek unik Goobne Chicken di dekat Hongdae. Apa yang dimulai sebagai proyek mahasiswa dengan cepat berkembang dengan umpan balik audiens yang tak ternilai dan bimbingan ahli dari profesor dan profesional industri.
Dan hasilnya? Luar biasa! 🤩 ‘Wings of Love’ meraih kesuksesan luar biasa, termasuk:
- 🏆 Memenangkan Grand Prize untuk Film AI Terbaik di ajang bergengsi LA Film Awards (Festigious Los Angeles Film Awards).
- 🏅 Dinobatkan sebagai Finalis di New York International Film Awards yang sama bergengsinya.
‘Wings of Love’ adalah karya yang sangat mengharukan yang dengan indah menghidupkan kembali momen-momen kecil, yang sering diabaikan, tentang cinta dan kenyamanan yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari melalui citra visual yang halus. Menariknya, meskipun menggunakan teknologi AI generatif, film ini sengaja menghindari kelebihan mekanis. Sebaliknya, ia menekankan kepekaan analog melalui elemen-elemen seperti ‘sentuhan’, ‘cahaya dan tekstur’, dan ‘tatapan yang lambat dan berlama-lama’. Pendekatan ini mendapatkan empati yang luar biasa dari audiens. 💖
Interpretasi unik film ini tentang teknologi AI—bukan sebagai alat mekanis yang dingin, tetapi sebagai media untuk menyampaikan emosi yang tulus—menerima pujian tinggi dari para juri internasional dan audiens global. Ini benar-benar mendefinisikan kembali apa yang bisa menjadi AI dalam seni! 🌷
Jia’s Note: Sebagai penggemar Hidden Gem Traveler, aku selalu senang melihat kolaborasi tak terduga menciptakan sesuatu yang luar biasa. Proyek di Goobne Playtown ini dengan sempurna mewujudkan semangat itu – mengubah ruang merek menjadi landasan peluncuran seni global. Ini adalah bukti kekuatan memadukan tradisi dengan teknologi mutakhir, membuktikan bahwa seni dapat berkembang di sudut-sudut paling mengejutkan dari lanskap perkotaan kita. Siapa sangka merek ayam bisa menjadi inkubator budaya seperti itu? 🥰
Lee Yeon-jae berbagi rasa terima kasihnya, dengan menyatakan, “Meskipun ‘Wings of Love’ dimulai sebagai proyek untuk kelas MOU dengan Goobne Chicken, pengalaman membuat karya saya bertemu dengan audiens nyata memberi saya motivasi dan kepercayaan diri yang besar. Umpan balik di tempat yang saya terima di Goobne Playtown, yang menjadi panggung untuk pemutaran publik pertamanya, memainkan peran besar dalam meraih penghargaan di festival film internasional.” Ini benar-benar menyoroti pentingnya eksposur dunia nyata bagi seniman muda! 🦋
Profesor Park Hyun-joo dari Fakultas Desain Visual, Fakultas Seni Rupa Universitas Hongik, yang membimbing para siswa, merefleksikan kolaborasi tersebut: “Pada saat teknologi AI generatif menjadi pusat perdebatan yang intens, Goobne Chicken percaya pada potensi siswa kami dan menjadi tuan rumah festival film. Berkat itu, para siswa mendapatkan pengalaman tambahan untuk menampilkan karya mereka secara publik dan disebarluaskan di luar tugas kelas, dan pemutaran ini menjadi titik awal debut global mereka.” Sungguh Sunbae yang luar biasa! ✨
Berbicara tentang Goobne Playtown, kesuksesan ini bukan hanya sekali. Goobne Chicken berencana untuk mengembangkan ruang inovatif ini menjadi platform terbuka untuk berkolaborasi dengan para kreator muda. Visi mereka adalah membangun ekosistem kreatif yang dinamis di mana pameran, pemutaran, dan pertunjukan berputar, secara aktif mendukung lebih banyak seniman muda dalam perjalanan global mereka. Komitmen mereka untuk membina bakat-bakat baru benar-benar membedakan mereka. 🌸
Seorang perwakilan dari G&Food menekankan pentingnya pencapaian ini: “Pencapaian ini sangat berarti karena mengonfirmasi bahwa ruang merek dapat berkembang menjadi platform budaya untuk menemukan dan membina kreator muda. Kami akan terus berkontribusi pada pertumbuhan masa depan K-content melalui berbagai kegiatan ESG yang memperjuangkan impian dan semangat para seniman muda.” 🌙
Kolaborasi antara merek ayam K-pop yang dicintai dan universitas seni terkemuka ini membuktikan bahwa inovasi K-culture tidak mengenal batas. Kami di Hello Korea sangat bersemangat untuk melihat permata tersembunyi lain apa yang muncul dari kemitraan yang berpandangan jauh ke depan seperti itu! Pantau terus, para penggemar K-Global, karena masa depan K-content cerah dan lezat tak terduga! 🧸
Editor: Jia ☁️
“`
Original Article: HelloKorea.xyz

