Pesona Abadi Park So-dam: ‘Sound of Falling’ yang Menggetarkan Jiwa! 🌸✨
Omo, Sobat Hello! ✨ Di tengah hiruk pikuk berita terbaru yang seringkali membuat kita lupa betapa indahnya refleksi dan emosi, ada satu kisah yang benar-benar menyentuh hatiku sebagai Jia Shim, editor kesayanganmu dari “Hello Korea”. Kisah ini datang dari sosok yang tak hanya memesona di layar, tapi juga dengan tulus menyelami makna seni itu sendiri: Unnie Park So-dam. Percayalah, apa yang ia lakukan untuk film terbarunya, ‘Sound of Falling’, akan membuatmu jatuh cinta (lagi) pada ketulusan seorang seniman! 🥺
Baru-baru ini, aktris berbakat kita ini hadir di acara GV (Audience Dialogue) spesial untuk film ‘Sound of Falling’ yang diselenggarakan di Cinecube Gwanghwamun, Seoul. Namun, yang membuat momen ini begitu istimewa adalah ia tidak datang sebagai aktris yang mempromosikan karyanya, melainkan sebagai penonton biasa. Ya, Sobat Hello, ia ingin merasakan filmnya dari sudut pandang kita, para penikmat film. Bukankah itu sebuah kemewahan hati yang luar biasa? ☁️ Ia berbagi interpretasi mendalam dan kesan tulusnya, seolah membuka dimensi baru untuk memahami karya seni ini.
Kesan pertamanya? Film ini meninggalkan jejak “afterglow” yang indah, semacam cahaya lembut yang terus menyinari pikiran setelah menontonnya. 🌷 Ia merasakan bagaimana film ini mengalir begitu saja, seolah membimbing penonton tanpa perlu dipaksa memahami. Rasanya seperti esensi lembut yang meresap perlahan ke dalam kulit, meninggalkan kehangatan.
Park So-dam kemudian menguraikan mengapa ‘Sound of Falling’ begitu dalam menyentuh hatinya:
- Film ini mengalir dengan alami, membiarkan penonton mengikuti narasinya tanpa harus “memaksa” pemahaman. Ibarat pelukan lembut, ia meresap tanpa perlu banyak penjelasan. 🫂
- Ekspresi kuat di mata dan wajah para karakternya meninggalkan bekas yang tak terhapuskan, “seperti bayangan” yang terus membekas dalam ingatannya. Fokus pada emosi murni ini benar-benar memikatnya. 🌸
- Menariknya, ia percaya film ini dirancang dengan sangat indah untuk membangkitkan perasaan mentah, bukan sekadar menyampaikan cerita yang lugas. Ini tentang merasakan, bukan hanya melihat. 🦋
Berbicara tentang pendekatan penyutradaraan yang unik, Park So-dam menyoroti bagaimana film ini merepresentasikan waktu secara berlapis. Ia dengan anggun mengungkapkan bahwa menangkap “100 tahun” dari satu sudut pandang saja adalah hal yang mustahil. Oleh karena itu, berbagai perspektif secara alami dibutuhkan. Yang paling ia kagumi adalah bagaimana film ini memungkinkan berbagai sudut pandang tersebut hidup berdampingan secara organik, tanpa memisahkan waktu secara artifisial. Ini seperti tarian indah antara masa lalu dan masa kini, persis seperti bahan-bahan aktif berbeda yang bekerja harmonis dalam serum ampuh untuk mencapai kulit bercahaya! 🌿
Dampak film ini tidak berhenti saat kredit bergulir bagi Sunbae kita. Park So-dam mengaku pikirannya terus berlanjut jauh setelah film berakhir. Ia menggambarkan ‘Sound of Falling’ sebagai film yang langsung ingin ia tonton ulang. Ia merasakan kekuatan luar biasa film ini yang membuat penonton ingin “menyusun kepingan-kepingan teka-teki yang tersebar,” menyiratkan bahwa film ini dengan cerdik meninggalkan pertanyaan daripada memberikan jawaban yang lengkap. Pendekatan interaktif dan memancing pikiran seperti inilah inti kecemerlangannya. ✨
Dan yang paling membuatku terharu adalah, komentar Park So-dam ini bukan sekadar analisis seorang aktris profesional, melainkan sangat personal, seperti pertemuan mendalam seorang penonton. Kami tahu ia bahkan rela datang sendirian ke bioskop untuk menonton film itu, semata-mata untuk merangkulnya sepenuhnya dari sudut pandang penikmat, bukan dari profesinya. Rasa hormat dan kasih sayangnya terhadap karya ini begitu nyata; ia bahkan secara pribadi mencari wawancara dengan sutradaranya! Dedikasi untuk memahami seni, seperti meneliti secara menyeluruh bahan-bahan dalam produk K-Beauty favoritmu, menunjukkan betapa tulusnya ia. 🧸
Jia’s Insight: Hati ini sungguh terpanggil melihat seorang seniman seperti Unnie Park So-dam mau mundur sejenak dan menyelami karyanya sendiri dari kacamata penonton. Ini mengingatkan kita bahwa keindahan sejati, baik dalam seni maupun dalam diri kita, seringkali terletak pada introspeksi dan membiarkan diri kita hadir sepenuhnya. Rasanya seperti menemukan melodi yang sudah lama hilang, yang kini kembali mengalun indah di dalam jiwa. 💖 Betapa mulianya hati seorang seniman yang begitu mencintai karyanya!
Sementara itu, bagi Sobat Hello semua yang tak sabar menanti langkahnya selanjutnya, Park So-dam telah berhasil menyelesaikan syuting film terbarunya, ‘Gyeongju Trip’ (경주기행). Kami semua sudah tak sabar menanti perilisan film ini! Bersiaplah untuk penampilan memukau lainnya dari Unnie kita yang bertalenta ini. 🎬
Tetaplah bersinar dan terinspirasi, Sobat Hello Korea Global! 🌟
Editor: Jia ☁️
Original Article: HelloKorea.xyz
